
Bagi Teman Teman yang beragama Hindu, saya ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1930.
Berikut adalah makna hari Raya Nyepi yang saya kutip dari Wikipedia:
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.
Pengalaman saya pribadi, jika sudah tiba hari Raya nyepi, wah asyik banget. Saya sangat senang, karena ada dua hal yang paling khas yang selalu dirasakan ketika Hari Raya Nyepi datang:
1. Pesta Arak Arakan Ogoh-ogoh keliling kota.
Ini diadakan sehari sebelum Nyepi. Biasanya mulai dari sore jam 4-5 sampai tengah malam. Para pemuda pemudi dari Banjar masing masing pada saat ‘pengerupukan’ ini akan mengarak berbagai model ‘Ogoh-ogoh’ keliling kota.
Pawai Ogoh-ogoh adalah pawai arak-arakan dimana patung terbuat dari kertas, bambu, ijuk, lalu kemudian dicat sehingga menjadi sangat mirip dengan tokoh yang dilakonkan.
Seru banget deh…
Patung ini kemudian diangkat beramai-ramai dan diarak sambil membawa obor dan tidak lupa tetabuhan atau berbagai gamelan dan bunyi-bunyian juga mengiringi arak-arakan ini.
Karena jumlah banjar ada banyak sekali, maka ketika malam pengerupukan ini, jumlah ogoh-ogoh yang diarak juga sangat banyak. Nah pada saat seperti ini, tua-muda, anak-anak, laki-perempuan, bule, wisatawan, domestik, atau mancanegara, semua turun kejalan, wah rame banget deh.
Nah suasana seperti ini nggak akan dijumpai deh diluar dari Pulau Bali, dan diluar hari raya Nyepi. Jadi khas dan sangat mengasyikkan, melihat seluruh kota hingar bingar dengan pesta kemenangan atas ” Demon ” yang dilambangkan dengan Ogoh-Ogoh tadi.
Bagi Keluarga-keluarga yang mempersiapkan suasana Nyepi keesokan harinya, maka mereka banyak juga yang berbelanja terakhir kalinya, mempersiapkan apa-apa saja yang akan mereka perlukan selama hari Nyepi. Tentu saja ini adalah keluarga yang bukan pemeluk Hindu yang tidak berpuasa. Seperti keluarga saya.
Biasanya di Hari Nyepi ini, dirumah saya akan menyantap hidangan ” Tipat Cantok ” alias gado-gadonya orang Bali.
2. Dan suasana jalanan, gang-gang, seluruh pelosok kota maupun desa di bali, pada saat nyepi benar benar sepi sekali. Lenggang. Jadi berbeda dengan suasana malam Pengerupukan yang hingar bingar, pada saat Nyepi, suasananya menjadi sangat tenang. Teduh, Benar benar sepi.
Jika anda belum pernah mengalaminya, pembaca, maka anda perlu datang ke Bali pada saat Nyepi dan rasakanlah, suasana Dunia yang benar-benar sepi, sunyi, senyap, hening dan penuh kedamaian.
Segala stress hilang, jika anda benar benar menikmati suasana Nyepi disini. Dan ada rasa sukacita, dan damai dihati merasakan Dunia yang begitu Tenang, Tanpa suara, tanpa Televisi, tanpa radio, tanpa sedikitpun keributan, dan tanpa aktivitas.
Bisakah anda membayangkannya? Jika tidak, datanglah kemari. Jangan pada saat Nyepi loh, tapi sebelumnya!
Rasakanlah meriahnya pesta pengerupukan, berpesta bersama arak-arakan Ogoh-ogoh yang sangat ‘unik’ dan aseli.
Jika anda ingin menyaksikan bagaimana bakat seni orang-orang Bali sangat tinggi maka lihatlah bagaimana mereka mendisain dan membuat Ogoh-ogohnya. Lucu lucu banget deh.
Saya ada pernah melihat ogoh-ogoh yang modelnya kayak: Arjuna, kayak Inul, kayak Dora, kayak Superman, kayak Mobil, kayak pesawat. Kayak apapun deh semua bisa dibuat dengan kreativitas tinggi orang-orang Bali.
Benar benar suasana yang indah dan berkesan… selamat hari Raya Nyepi bagi teman teman yang merayakan!




