Loh Kok Malah Dibaca?
Piye toh ini!
Hehehe… apa namanya? “anti marketing kah?”
Yang jelas saya pelajari di berbagai buku bahwa orang akan semakin terdorong melakukan sesuatu jika kita mengatakannya dengan kata “jangan”.
Karena secara alami otak kita malah terdorong melakukan sesuatu yang justru dilarang. Karena otak kita tidak meresponse kata tidak atau jangan.
Jadi jika misalnya mobil kita sedang ada di pinggir trotoar, lalu kemudian kita mengatakan dalam hati: “Jangan kena” jangan kena jangan kena. Maka kecenderungannya malah kena.
Jangan ngompol yah nak, eh malah ngompol.
Bapak jangan inget-inget sama si Tuti terus yah! Awas yah!
Eh malah wajah Tuti yang nongol di kepala bapak!
Jadi, daripada mengingatkan mereka ke hal yang kita tidak ingin mereka fokuskan, ingatkan saja sesuatu yang mereka perlu fokuskan.
Misalnya: Adik Pinter deh, sekarang sudah besar, bisa pipis sendiri di belakang. Atau, bapak, aku sayang banget deh sama bapak.
maka di kepala bapak akan teringat ingat si Ibu, bukannya si Tuti.
Jadi, jangan baca postingan ini yah!
Lohh kok malah dibaca sampai habis! ![]()





Manusia memang aneh yakz…
sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas informasi-informasi yang sangat berguna Pak, rencana saya mau membuat website toko online dan iklan online, menurut bapak script yang baik untuk digunakan apa yah…?? karena saya pernah membeli script dari guntur, supportnya kurang baik, tapi saya pernah juga membeli script dari klikabadi, supportnya sangat-sangat memuaskan, tetapi sayangnya klikabadi tidak menjual script toko online dan iklan online, jadi saya mohon rekomendasi bapak untuk script toko online dan iklan online, yang supportnya memuaskan seperti yang diberikan bapak noerhadi
atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih…
semakin dilarang, semakin rasa ingin melakukan tinggi…:D
seperti kebanyakan anak2 sekarang, dilarang orang tua pulang malam, malah pulang pagi…:D
Hai Indra,
Iyah benar sekali. Hahaha!
Gimana kabar Indra? tambah maju yah! Mantap!